TIMES BANGKALAN, JAKARTA – Lego memperkenalkan kategori mainan interaktif terbaru yang disebut Smart Play, sebuah sistem yang memungkinkan set Lego biasa menjadi lebih hidup. Inti dari sistem ini adalah Smart Brick, batu bata berteknologi tinggi yang dilengkapi chip mungil seukuran satu stud Lego.
Chip ini mampu mendeteksi gerakan, warna, dan jarak, sekaligus menampilkan cahaya. Tidak hanya itu, komponen ini juga memiliki speaker kecil untuk menghasilkan efek suara. Smart Brick dirancang sebagai perangkat “kosong” yang bisa melakukan banyak hal ketika dipasangkan dengan Smart Tag dan Smart Minifigure.
Lego meluncurkan teknologi ini bersama rangkaian set Star Wars agar fitur interaktifnya lebih mudah terlihat. Demo pertamanya ditampilkan di ajang pameran dagang prestisius CES 2026 di Las Vegas, Amerika Serikat yang berlangsung 6-9 Januari 2026.
Dalam demonstrasinya, pesawat X-Wing milik Luke Skywalker dapat berhadapan dengan TIE Fighter Darth Vader. Selama permainan, mesin pesawat terdengar meraung, karakter berteriak saat ditembaki, hingga efek ledakan ketika pesawat terlalu sering terkena serangan.
Menariknya, sistem Smart Play tidak memerlukan pengaturan atau koneksi rumit. Teknologi di dalamnya bekerja secara otomatis sehingga pengguna tinggal bermain tanpa perlu memahami cara kerjanya.
Produk Perdana: Star Wars dengan Sablon Suara Lightsaber

Smart Play pertama kali diperlihatkan melalui minifigur Luke Skywalker dengan lightsaber yang dapat menyala dan mengeluarkan suara khasnya. Inovasi ini memenangkan kategori Best Future Tech di ajang CES.
Untuk mendukung peluncuran, Lego menyiapkan tiga set Star Wars yang akan hadir pada Maret mendatang: X-Wing dengan Luke, TIE Fighter dengan Darth Vader, serta Throne Room untuk adegan duel lightsaber antara keduanya.
Bisa Dipakai di Luar Star Wars
Dalam sesi demo terpisah, Smart Brick juga diperlihatkan sebagai perangkat permainan mandiri. Dua unit batu bata dapat berubah warna mengikuti papan di dekatnya atau berdasarkan jarak satu sama lain. Saat dipasangkan ke pesawat atau mobil mainan, batu bata ini menghasilkan suara terbang, jatuh, atau tabrakan. Smart Minifigure juga dapat mengeluarkan efek suara ketika tertabrak.
Secara fisik, Smart Brick tampil seperti batu bata Lego biasa dengan bentuk persegi panjang. Ketika mati tampilannya bening, dan berubah berwarna ketika aktif, tergantung skenario permainan. Smart Tag yang berbentuk persegi kecil dipasang di bagian tengah batu bata dan perlu digoyang untuk mengaktifkan sistem. Masih belum jelas apakah setiap skenario memerlukan Smart Tag berbeda, misalnya efek suara pesawat atau suara hewan.
Selain kemampuan audio dan cahaya, Smart Brick juga memiliki sensor jarak yang memungkinkan permainan berbasis lokasi. Dalam salah satu demo, presenter memainkan gim lomba mobil di mana warna mobil berubah tergantung mobil mana yang paling dekat dengan target. (*)
Artikel ini sebelumnya sudah tayang di TIMES Indonesia dengan judul: Lego Hadirkan Smart Brick, Bisa Munculkan Efek Suara hingga Cahaya Lightsaber
| Pewarta | : Rochmat Shobirin |
| Editor | : Wahyu Nurdiyanto |