Hairul Anas Suaidi asli orang Pamekasan, Madura berhasil menciptakan robot pemantau Situng Komisi Pemilihan Umum (KPU). Ia berhasil memotret C1 dan sistem IT KPU menit per menit secara kontinyu.
PAMEKASAN – Hairul Anas Suaidi asli orang Pamekasan, Madura berhasil menciptakan robot pemantau Situng Komisi Pemilihan Umum (KPU). Ia berhasil memotret C1 dan sistem IT KPU menit per menit secara kontinyu.
Selain itu juga, ia berhasil menampilkan hasil ciptaan pakar IT dari Malaysia yang bisa mengetahui apakah C1 yang ditampilkan KPU itu asli atau bukan.
Teknologi ciptaan Anas dipercaya sebagian orang mampu memantau kecurangan dari C1.
Anas juga sempat diundang ke acara simposium Membedah Kecurangan Pilpres 2019 di Hotel Sahid Jaya beberapa waktu lalu untuk mempresentasikan teknologi ciptaannya.
Anas merupakan pria kelahiran Pamekasan pada 20 Juli 1976. Dia adalah lulusan SMAN 1 Pamekasan dan alumni Elektro ITB.
Suwondo, Paman Anas menceritakan bahwa Anas memang sewaktu sejak kecil orangnya rajin belajar dan pintar.
"Anas memang pintar sejak kecil. Dia memang pandai dalam ilmu matematika dan IPA," ungkap Suwondo Kapada Wartawan TIMES saat ditemui di rumahnya Kanginan Pamekasan. Minggu (19/5/2019).
Dia mengatakan, selain pandai Anas termasuk aktif berorganisasi. "Sejak kelas SD cita-citanya tinggi ingin menjadi seperti Presiden Soekarno," ujarnya.
Menariknya lagi, Hairul Anas Suaidi merupakan ponakan dari Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Prof. Dr. Mohammad Mahfud M. D. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


